GameXplain Diduga Melakukan Eksploitasi Pekerja

André Segers, pendiri GameXplain, sebuah kanal YouTube yang terkenal mengulas dan memberitakan gim secara umum, diduga melakukan eksploitasi pekerja yang termasuk di dalamnya memperlakukan karyawan dengan buruk, dan memberikan upah yang terlalu kecil dengan jam kerja yang sangat panjang.

Bahkan ada tuduhan kalau GameXplain memaksa karyawannya untuk menyelesaikan Final Fantasy VII Remake dalam dua hari.

Hal ini terbuka setelah para karyawan yang terlibat dalam eksodus sebelumnya, membuka suara di ResetEra dan Reddit, yang sempat dikunci oleh moderator GameXplain dan kemudian dibuka kembali oleh moderator umum setelah menendang moderator lama tersebut.

Logo GameXplain

Steve Bowling

Steve Bowling, salah satunya, mengatakan bahwa ia hanya dibayar rata-rata 1-2 Dolar/jam, jauh di bawah upah minimum sebesar 7 Dolar/jam walaupun benar adanya apabila dia berhasil membawa sponsor, maka ia akan kecipratan sekitar 33% dari nilai sponsor. Namun hal itu hanya sesekali terjadi.

1-2 Dolar/jam tersebut dibayarkan dengan nilai rata sebesar 550 Dolar Amerika setiap bulannya dimana terkadang ia harus memainkan beberapa gim dalam satu bulan, membuat ulasannya, mencari kode ulasan dari pihak penerbit, mengurus peladen surel mereka, dan aktif dalam streaming diskusi komunitas bernama Game Club.

Derrick Bitner

Derrick Bitner, karyawan lainnya, mengatakan ke ResetEra melalui Ash Paulsen, satu lagi karyawan yang melakukan eksodus, kalau ia dibayar cukup karena ia salah satu yang pertama kali bergabung, walaupun tidak ada kenaikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, dia juga mengatakan keterkejutannya saat mengetahui banyak karyawan di GameXplain hanya dibayar bahkan kurang dari setengah dari yang ia dapat.

Pembayarannya yang cukup tersebut juga tidak termasuk pengeluaran untuk pekerjaan, seperti membeli komponen PC, konsol, bahkan sampai tiket perjalanan dinas juga ia harus bayar sendiri. Biaya akomodasi ketika dinas luar kota juga hanya dibayarkan apabila dibutuhkan dan biaya makan hanya dibayar apabila André Segers ikut dengannya, menurut pengakuannya.

Derrick yang kemudian mencari penghasilan tambahan dengan melakukan streaming gim diminta untuk menutup kanalnya dan berpindah ke kanal GameXplain dimana ia kini harus melalui André untuk mendapatkan bayarannya.

Selain itu Derrick juga mengatakan kalau ia sempat dihubungi oleh André Segers yang melakukan presentasi daring yang menunjukkan performa Derrick yang kurang menghasilkan uang di masa pandemi dengan penekanan di gaji Derrick Bitner yang masih tetap.

Semuanya berakhir dengan ultimatum apakah Derrick masih setia dengan perusahaan dan masih ingin bekerja penuh waktu.

Good Vibes Gaming

Saat kontrak baru ditawarkan dan berisi banyak sekali lubang untuk eksploitasi seperti tidak jelasnya waktu kerja, tidak ada kenaikan gaji, tidak ada asuransi kesehatan, tidak ada biaya lembur, dan macam lainnya, Derrick memutuskan untuk menolak setelah mengambil sedikit waktu untuk berdiskusi dengan rekan-rekan dan istrinya.

Ia dan rekan-rekannya tersebut akhirnya memutuskan untuk melakukan eksodus dan membangun kembali usaha baru bernama Good Vibes Gaming.

Mereka berpesan agar tidak ada perisakan terhadap André Segers dan GameXplain secara keseluruhan karena mereka hanya ingin menyediakan konteks dari apa yang terjadi melalui sudut pandang mereka.

André Segers sendiri belum memberikan jawaban maupun respons apapun dari dugaan ini.


Gambar spanduk oleh Ivan Radic dengan lisensi CC-BY.