Nintendo Akhirnya Memutakhirkan Sistem Peladen Pemain Jamak Mereka

Layanan daring Nintendo memang bukan yang terbaik dan lebih sering daripada tidak, bermasalah, yang mungkin disebabkan oleh sistem peladen pemain jamak mereka yang sudah tertinggal jaman karena sudah digunakan lebih dari dua dekade.

Saking lamanya, menurut seorang penambang data, OatMealDome, versi yang digunakan untuk Splatoon 2 bahkan masih memiliki fungsi untuk memeriksa apakah gim tersebut berjalan di Windows 98 atau tidak.

Nintendo selama ini menggunakan sistem peladen pemain jamak bernama NEX, yang sudah mereka gunakan sejak jaman Wii U. NEX pertama kali dibuat oleh sebuah perusahaan bernama Quazal dengan nama Rendez-Vous, yang kemudian dibeli oleh Ubisoft pada tahun 2010 dan Nintendo melisensi sistem tersebut dan menamainya ulang sebagai NEX.

Menurut OatMealDome, Nintendo akhirnya akan menggantinya dengan sebuah sistem yang lebih baru yang bernama NPLN yang pada tahap awal hanya berfokus untuk transisi yang semulus mungkin sehingga pengguna tidak merasakannya.

Baru mungkin setelahnya, Nintendo akan memindahkan fokusnya untuk membuat fitur baru atau memberikan pelayanan daring yang lebih stabil diakses dari negara manapun.

Demo Monster Hunter Rise adalah kali pertama sistem peladen pemain jamak baru mereka, NPLN, digunakan.